Peredam Suara, Peredam Panas, Rockwool, Glass wool, Ceramic Fiber, Green wool,

Harga Busa Telur Peredam Suara Surabaya

Harga Busa Telur Peredam Suara Surabaya
Harga Busa Telur Peredam Suara Surabaya

Harga Busa Telur Peredam Suara menggunakan busa telur adalah rekomendasi terbaik bagi seluruh penggunan busa peredam suara ruangan, busa ini dapat menghilangkan gema dan mengkontrol suara yang ada di dalam suatu ruangan sehingga akan meredam dan tidak keluar pada ruangan tersebut. Kebanyakan material Busa Telur peredam suara berfungsi sebagai peredam akustik, yang diletakan bersebrangan dengan Soundsystem agar suara lebih merdu bila di dengarkan. Material busa telur yang terbut dari busa ini memiliki tingkat ketahanan kurang apabila berbenturan dan tergores. Jadi material ini bisa diletakkan di bagian atas bangunan, tidak disarankan 2M dibawah lantai.

Untuk informasi speksifikasi dari Busa Telur yang kami jual sebagai berikut :

  • Panjang : 200 cm
  • Lebar : 100 cm
  • Tebal : 3.5 – 5 cm

Kami adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang penyedia Peredam Suara Rockwool, Glasswool, Ceramic Fiber, Spindle Pin, Thermaflex, Calcium Silicate, Perlite, Aluminium Foil, Aluminium Sheet  Kami juga memberikan pelayanan jasa peredam suara secara profesional. Perusahaan Kami PT. GLOBAL ISOLASI MANDIRI akan senantiasa berkomitmen untuk mengakomodasi setiap kebutuhan client. Memperbaiki setiap layanan yang ada sehingga setiap client mendapatkan kepuasan. Kami akan senantiasa berkomitmen untuk mengakomodasi setiap kebutuhan client. Memperbaiki setiap layanan yang ada sehingga setiap client mendapatkan kepuasan yang maksimal.

Harga Busa Telur Peredam Suara Surabaya – Toko Peredam Suara

PT. GLOBAL ISOLASI MANDIRI

Supplier Peredam Suara dan Panas (Rockwool, Glasswool, Ceramic Fiber, ArmaFlex Dll) Dan Jasa Peredam Suara / Peredam Panas

Alamat Link : https://goo.gl/maps/Efeeg2yKQAv

COMMENTS (1)

  • Iskandar
    3 Desember 2018

    Gan, kalau busa kasur/kursi bisa jdi pengganti peredam suara?
    kalau di wilayah bandung tokoya di mana?

Comments are closed.

MENU